Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 26 February 2017

Anggota DPR Janji Ingatkan Raja Saudi Soal Santunan Korban Crane


Saudi King Salman bin Abdulaziz attends the second day of the 136th Gulf Cooperation Council (GCC) summit held in Riyadh, on December 10, 2015 as kings and emirs from six Gulf states began two days of talks, at the same time as unprecedented discussions by the Syrian opposition at a luxury hotel in another part of the city. Salman called for political solutions to the wars in Syria and Yemen, while condemning "terrorism," at the opening of the annual Gulf summit. AFP PHOTO / FAYEZ NURELDINE / AFP / FAYEZ NURELDINE        (Photo credit should read FAYEZ NURELDINE/AFP/Getty Images)

Islamindonesia.id –  DPR Janji Ingatkan Raja Saudi Soal Santunan Korban Crane

 

Ketua Komisi Agama DPR, Sodik Mujahid, mengatakan pihaknya berjanji akan mengingatkan soal santunan korban “tragedi crane” 2015 pada Raja Arab Saudi, Salman bin Abdilaziz, ketika berkunjung ke gedung parlemen Senayan, Jakarta. Selain itu, yang patut dibicarakan, menurut Sodik, yakni penambahan kuota haji bagi jemaah Indonesia.

“Istilahnya itu satu paket, itu masuk dalam paket usulan kita, prioritasnya seperti yang tadi. Kita juga akan ingatkan yang crane tadi, tetapi prioritasnya setelah kuota atau hal-hal yang strategis tadi,” ujar Ketua Komisi Agama DPR Sodik Mujahid seperti dilansir KBR (26/2).

Sementara itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang meminta Presiden Joko Widodo untuk mendesak Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, agar menepati janji kepada korban jatuhnya crane di Mekah pada September 2015 lalu. Saat itu, sebanyak 33 orang jemaah haji Indonesia menjadi korban kecelakaan crane, dua di antaranya meninggal.

Direktur LBH Padang, Era Purnama Sari, mengatakan Pemerintah Arab Saudi berjanji memberikan asuransi dan santunan sebesar 1 juta Riyal sekitar Rp 3,8 miliar kepada korban. Namun hingga kini korban asal Indonesia belum menerimanya.

“Besok kedatangan Raja Arab Saudi harus dimanfaatkan momentumnya oleh Pak Jokowi mengingatkan kembali Raja Arab untuk korban crane minimal ada kepastian. Ada statement yang memastikan kapan gitu (janji itu dipenuhi),” kata Era kepada KBR (26).

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga telah meminta kejelasan terkait realisasi santunan bagi ahli waris korban jatuhnya crane di Masjidil Haram pada musim haji lalu saat bertemu dengan Menteri Urusan Haji Kerajaan Saudi Arabia di Jeddah, pekan lalu.

Menjawab soal itu, Menteri Urusan Haji Saudi Arabia Bandar bin Muhammad Hajjar mengatakan bahwa pihaknya sedang memproses pembayaran santunan. Sampai kini, proses itu sedang ditangani dua kementerian Saudi Arabia yakni Kementerian Keuangan dan Kementerian Luar Negeri.

Menag Lukman pun berharap proses pembayaran santunan dapat segera dituntaskan agar para ahli waris korban tak kecewa. Untuk itu, “Kementerian Agama melalui Kantor Urusan Haji Indonesia di KJRI Jeddah akan selalu memonitor perkembangan proses pembayaran santunan,” kata Menag Lukman, Senin (14/03) ketika berkunjung ke Jeddah.[]

 

YS/ Islam Indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *