Satu Islam Untuk Semua

Friday, 02 March 2018

Aktivis AS Ketahuan Bohong Sebar Foto Palsu Soal Suriah


Aktivis AS Ketahuan Bohong Sebar Foto Palsu Soal Suriah

islamindonesia.id – Aktivis AS Ketahuan Bohong Sebar Foto Palsu Soal Suriah

 

Seorang aktivis asal Amerika Serikat, Sami Sharbek, mengunggah foto palsu soal Suriah. Foto-foto yang diunggahnya itu sebenarnya menunjukkan kejadian di Mosul dan Gaza.

Dalam sebuah unggahan terbarunya kemarin, Sharbek menunjukkan dua foto. Pertama, foto yang menunjukkan sebuah blok perumahan bergaya Timur Tengah yang dibom dari udara. Foto kedua, menggambarkan seorang pria tengah berlari sambil menggendong gadis cilik yang sedang menangis.

“Ini bukan adegan dalam film. Ini terjadi di Suriah,” tulisnya dalam keterangan foto, dikutip dari laman Russia Today, Rabu (28/2/2018).

Unggahan itu direspon luar biasa oleh netizen. Sebanyak 154.000 orang menyukai unggahan itu sementara 125.000 lainnya membagikan kedua foto tersebut.

Kebanyakan dari mereka tidak tahu bahwa foto tersebut bukan berasal dari perang Suriah melainkan merupakan dampak dari serangan udara Israel di Palestina.

Seorang kolomnis dari BusinessMirror bernama John Mangun lah yang dengan tegas menyatakan bahwa unggahan Sharbek tentang Suriah salah besar.

“Salah,” tulis John seraya menyertakan tautan artikel laman berita Independent tentang liputan serangan udara Israel di Palestina pada 2014 silam. Dari foto dalam artikel tersebut, terlihat gambar yang persis sama dengan yang diunggah oleh Sharbek. Foto tersebut diambil oleh fotografer Reuters, Goran Tomasevic.

Menyadari kesalahannya, Sharbek langsung menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial Twitternya.

“Saya tidak sadar bahwa gambar itu berasal dari Gaza dan Mosul,” sesalnya.

Tapi, ibarat pepatah: nasi sudah menjadi bubur. Entah sudah berapa ratus ribu atau berapa juta orang yang telah menjadi korban, termakan oleh kesembronoan dan kebohongan aktivis asal AS itu.

Apa yang dilakukan Sharbek merupakan pelajaran penting bagi siapa pun, bahwa niat baik saja tidaklah cukup. Bersama niat baik itu mesti ada kehati-hatian dan kejujuran. Niat baik yang diwujudkan dengan  tindakan sembrono, apalagi bila dengan sengaja disertai manipulasi dan kebohongan, tetap saja merupakan kebatilan yang tak hanya merugikan pelakunya, melainkan juga dapat menyesatkan banyak orang.

Di sisi lain, muncul pertanyaan di benak banyak orang: di era teknologi dan informasi semaju ini, bagaimana mungkin seorang aktivis seperti Sharbek tidak bisa mengetahui bahwa kedua foto itu bukan bercerita tentang Suriah melainkan fakta tentang kekejaman Israel atas Palestina dan gambaran dampak kekejian teror yang terjadi di Mosul?

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *