Satu Islam Untuk Semua

Monday, 23 May 2016

ANALISIS–Mau apa Pangeran Alwaleed Berkunjung ke Indonesia?


pangeran-alwaleed-islamindonesia.id

IslamIndonesia.id–Mau apa Pangeran Alwaleed Berkunjung ke Indonesia?

Sejak sebulan lalu, rencana kedatangan Pangeran Arab Saudi, Alwaleed Bin Talal Bin Abdulaziz Alsaud, telah beredar luas di media online dan media sosial. Ada prediksi yang menyebutkan bahwa rencana kedatangan Alwaleed yang dikenal sebagai konglomerat Arab Saudi itu untuk meningkatkan investasi di Indonesia, terutama di bidang bisnis yang memang membesarkannya, yakni properti.

Minggu kemarin (22/5), Pangeran Alwaleed akhirnya benar-benar tiba di Indonesia. Sore harinya dia langsung menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor untuk menegaskan hasratnya meningkatkan investasi di Indonesia.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang sekaligus menjabat sebagai menteri penghubung antara Indonesia dengan Arab Saudi menggelar jumpa pers setelah keduanya mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut.

“Dalam pertemuan dengan Presiden, antara lain disebutkan mengenai keinginan dari Prince Alwaleed untuk meningkatkan investasinya di Indonesia,” kata Menteri Retno sebagaimana dikutip Antaranews.

Dia menambahkan, Prince Alwaleed yang merupakan Chairman dari Kingdom Holding Company dan Alwaleed Philantropis merupakan bisnisman yang sangat prominen dengan investasi di seluruh belahan dunia.

Dalam pertemuan itu, Alwaleed menyebutkan bahwa Kingdom Holding Company mengikuti garis politik Pemerintah Saudi Arabia yang bertekad untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia secara umum.
“Sejak kunjungan Presiden tahun yang lalu banyak sekali di bidang ekonomi hal-hal yang sudah dilakukan (antara kedua negara),” kata Menlu.

Sejauh ini, Prince Alwaleed banyak berinvestasi di Indonesia dalam bidang perhotelan dan perbankan.
“Tadi juga didiskusikan, dibicarakan mengenai prioritas pembangunan Presiden dan Pemerintah RI yaitu di bidang infrastruktur,” katanya.

Namun demikian, sejumlah pihak mengkhawatirkan kedatangan Pangeran Alwaleed akan memberi angin segar bagi gerakan radikal Wahabi yang berafiliasi dengan Arab Saudi di Indonesia, terutama karena Alwaleed dikenal sebagai filatropis yang banyak menyumbang di bidang pendidikan. Sebagaimana diketahui banyak pihak, dana Saudi sering jatuh ke tangan kelompok-kelompok radikal di Indonesia dan di belahan dunia lain.

Baru-baru ini, Senat AS membolehkan keluarga korban serangan 11 September 2001 untuk menuntut ganti rugi kepada Kerajaan Arab Saudi atas keterlibatannya dalam serangan teroris itu. Langkah ini diambil setelah beberapa investigasi menunjukkan aliran dana kerajaan yang mengucur ke beberapa pelaku aksi teror di awal pergantian milenium tersebut.

AJ/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *