Satu Islam Untuk Semua

Friday, 15 April 2016

RENUNGAN JUM’AT–Empat Kelompok Manusia


renungan-jumat-empat-kelompok-manusia

 

Manusia terbagi atas empat kelompok:

✅ Manusia yang taat kepada Allah Swt dan bahagia di dalam hidupnya.

Jika kita termasuk manusia kelompok ini, maka beruntunglah kita karena sesuai dengan logika Al-Quran. Allah swt berfirman,

An-Nahl 97

QS. An-Nahl: 97

“Barangsiapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan yang beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl [16]: 97)

✅ Manusia yang taat kepada Allah swt namun sengsara dalam hidupnya.

Jika kita termasuk kelompok ini, maka ada dua kemungkinan. Pertama, boleh jadi Allah swt mencintai kita dan memberikan pelajaran bagi kita sehingga kita bersabar dan Allah swt mengangkat derajat kita atas kesabaran kita dalam menghadapi ujian. Hal ini sesuai dengan firman Allah swt,

Albaqarah 155

QS. Al-Baqarah: 155

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 155)

Kedua, boleh jadi ketaatan kita masih diiringi kesalahan dan dosa. Namun kita masih menunda diri kita untuk bertaubat dari dosa-dosa itu. Oleh karena itu, Allah swt menguji kita agar kita kembali kepada-Nya sebagaimana firman-Nya,

as-sajdah-21

QS. As-Sajdah: 21

“Dan sesungguhnya Kami menimpa mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. As-Sajdah [32]: 21)

✅ Manusia yang senang maksiat namun bahagia hidupnya.

Jika kita termasuk kelompok ini, maka berhati-hatilah. Fase ini sesungguhnya awal ujian menuju yang lebih sulit lagi. Ini adalah keadaan yang terburuk bagi manusia.

Hukuman yang akan kita terima menyakitkan. Hukuman pasti datang dari sisi Allah swt jika kita tidak mengambil pelajaran dan kembali sebelum terlambat. Allah swt berfirman,

Empat Kelompok Manusia

QS. Al-An’am: 44

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka. Sehingga apabila mereka bergembira dengan yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka seketika, lantas mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’am [6]: 44)

✅ Manusia yang senang maksiat dan sengsara dalam hidupnya.

Jika kita termasuk jenis ini, na’udzu billah, maka sudah pasti kita termasuk manusia yang pailit. Hal ini sebagaimana firman Allah swt,

Empat Kelompok Manusia

QS. Thaha: 124

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” (QS. Thaha [20]: 124)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *