Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 07 May 2017

Ketua MPR: Seperti KH Hasyim Asy’ari, Muslim itu Pancasilais dan Penjaga Kebinekaan  


Ketua MPR Seperti KH Hasyim Asy’ari, Muslim itu Pancasilais dan Penjaga Kebinekaan  

islamindonesia.id – Ketua MPR: Seperti KH Hasyim Asy’ari, Muslim itu Pancasilais dan Penjaga Kebinekaan

 

Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebut KH Hasyim Asy’ari sebagai tokoh yang menjadi bukti bahwa Islam dan kebangsaan bisa seiring sejalan. Yang layak dan perlu diteladani dari Hasyim Asy’ari adalah sikapnya.

“Sebagai Tokoh Islam peran beliau sangat besar dalam perjuangan merebut kemerdekaan dan mempersatukan seluruh elemen bangsa. Hasyim Asy’ari adalah teladan Islam dan Kebinnekaan bisa seiring sejalan,” kata Zulkifli saat menyampaikan Pidato Kunci dalam Seminar Pemikiran Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari di Gedung Nusantara V MPR Jakarta, Sabtu (6/5/2017).

Menurut Zulkifli, KH Hasyim Asy’ari memiliki pandangan tegas dan jelas bahwa Islam dan Nasionalisme sesungguhnya tidak bertentangan.

“Pemikiran Hasyim Asy’ari masih relevan sampai saat ini yaitu Nasionalisme dan Agama adalah dua kutub yang tidak berseberangan. Nasionalisme adalah bagian dari ketaatan beragama,” imbuhnya.

Lebih jauh Zulkifli Hasan mengatakan, dengan memahami prinsip dan pandangan-pandangan KH Hasyim Asy’Ari, bangsa ini akan semakin memahami bahwa beliau adalah ulama yang memiiki persepsi teologis dan filosofis yang kuat.

“Prinsip dalam Pancasila sesungguhnya adalah ajaran-ajaran dalam Islam yakni berketuhanan dalam tauhid, berkeadilan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah untuk mufakat dan toleransi. Lengkap dan detail,” ungkapnya.

“Saya tegaskan sekali lagi, Seorang Muslim adalah sekaligus seorang Pancasilais dan teguh berkomitmen pada kebhinnekaan. Jangan dipisah-pisah lagi,” tutup Zulkifli Hasan.

Hadir mendampingi Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Pengasuh Pesantren Tebuireng dan Rektor UNHASY Tebuireng KH Salahuddin Wahid, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Tokoh Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin dan Tokoh NU Prof Tolchah Hassan.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *