Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 28 April 2016

TOKOH–Ma’ali Al Asousi, Wanita Pejuang Kemanusiaan dari Kuwait


dr.maali wanita pejuang kemanusiaan dari kuwait

IslamIndonesia.id – Tokoh dr. Ma’ali, Wanita Pejuang Kemanusiaan dari Kuwait

Tahukah anda, baru-baru ini tersiar kabar seorang wanita dari Kuwait yang menjual perusahaannya dan berangkat ke Yaman untuk menolong 4.670 orang sakit dan melakukan 407 operasi? Siapakah dia? Berikut ini adalah petikan hidupnya yang dia sampaikan melalui kanal Youtube Shout Al Najah, Kuwait. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi kita semua.

Nama saya Ma’ali Al Asousi dari Kuwait. Saya lulusan Universitas Virginia’s Commonwealth, Amerika, jurusan Pariwisata dan belajar Administrasi Bisnis. Saat ini saya belajar di Pascasarjana Universitas Maastricht, Belanda, jurusan Penggunaan Donasi dan Zakat untuk Pengembangan Masyarakat.

Sejak usia belia, saya suka membantu orang-orang yang membutuhkan. Pertama kalinya, saya terlibat dalam perjalanan relawan saat invasi Irak. Saat itu saya ikut pelatihan P3K militer dan Damkar. Selain itu, saya ikut konvoi tentara Badai Gurun saat pendudukan militer Irak pertama.

Setelah lulus, saya kembali ke Kuwait dan mulai bekerja dalam isu-isu yang lebih besar pengaruhnya terhadap masyarakat saya. Tahun 2006, saya menjadi relawan di sebuah pusat pengembangan perempuan dan pengusaha muda.

Tahun 2009, saya turut mendirikan federasi bisnis internasional dan Perempuan Profesional Kuwait, sebuah organisasi di bawah naungan konsultan khusus untuk PBB.

Pada tahun yang sama, saya mempublikasikan buku pertama saya, “Small Projects Guide”. Lalu saya bagikan gratis untuk mendukung jiwa wirausaha pemuda dan perempuan di negeri saya.

Tahun 2010, saya mulai bekerjasama dengan organisasi internasional, seperti Middle East Partnership Initiative (MEPI). MEPI adalah sebuah lembaga yang membantu lebih dari 15 lembaga yang mempromosikan pemberdayaan pemuda dan perempuan.

Pada Oktober 2011, saya menandatangani kerjasama pertama dengan organisasi Konrad Adenauer Jerman yang mendukung kelompok kami dengan mensponsori berbagai aktifitas untuk memberdayakan pemuda dan perempuan dari berbagai level.

dr. maali wanita pejuang kemanusiaan dari Kuwait

http://wp.me/p68fc4-7t2

Saya mengunjungi Yaman pertama kalinya tahun 2007 dalam sebuah proyek kemanusiaan. Selama kunjungan ini, saya menyaksikan arti kemiskinan, kelaparan dan ketidakpedulian dengan mata kepala saya sendiri.

Saya menyaksikan seorang ibu berdiri di tengah malam menjual dirinya demi memberi makan anak-anaknya.

Saya menyaksikan lebih dari 20 orang yang tinggal di ruang 2 x 2 meter persegi.

Saya menyaksikan seorang wanita yang sangat pandai namun tidak mampu kuliah karena orangtuanya berpenghasilan hanya 300 ribu rupiah per bulan.

Saya menyaksikan orang-orang menjadi cacat, buta dan meninggal hanya karena kemiskinan.

Saya menyaksikan seorang ayah yang menikahkan anaknya yang masih berusia 12 tahun karena kemiskinan.

Saya merasa bertanggungjawab secara moril bukan hanya terhadap negara saya, tapi juga terhadap seluruh negara tetangga yang sangat membutuhkan pertolongan, secara finansial, praktis dan keilmuan.

Saya merasa harus melakukan sesuatu yang besar, namun di saat yang sama hal itu melampaui batas kemampuan saya untuk membantu semua orang yang membutuhkan ini.

Kemudian saya memutuskan untuk mendirikan Tamkin, lembaga pembangunan di Yaman. Sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup manusia di sana. Lebih khusus lagi, memperhatikan perempuan dan remaja.

Saya mulai dengan memberikan beasiswa bagi perempuan yang mumpuni. Kemudian saya juga membantu proyek wirausaha bagi keluarga mereka.

Setelah itu saya meluncurkan kampanye-kampanye pengobatan untuk orang-orang buta dan cacat lainnya. Pada saat yang sama, kami ikut serta dalam bakti sosial di hari Idul Adha dan Idul Fitri.

Dengan begitu kami dapat mencapai perkampungan yang terjauh sekaligus melakukan riset kuantitatif dan kualitatif untuk menentukan tingkat kebutuhan masing-masing penduduk.

Saya berniat memperluas area organisasi di Timur Tengah dengan membuat sejumlah kerjasama tingkat lokal dan internasional untuk meningkatkan dukungan finansial agar saya tidak fokus mencari dana, tapi juga memberikan pelatihan promosi terhadap individu maupun lembaga-lembaga sosial di bidang yang sama.

Alhamdulillah, kami telah mampu mengembangkan kegiatan kami ke beberapa negara di Timur Tengah.

Di antara capaian Tamkin, lembaga kami, adalah:

– Perubahan kehidupan lebih dari 13 ribu keluarga sampai saat ini.

– Kami telah memberikan beasiswa kepada 400 siswa.

– Kami telah mengobati 400 orang buta melalui operasi katarak.

tokoh-dr-maali-wanita-pejuang-kemanusiaan-dari-Kuwait-4

– Kami telah membantu lebih dari 100 usaha keluarga sehingga mampu mengekspor produk mereka ke luar negeri.

– Lebih dari 80 organisasi masyarakat yang telah mendapatkan pelatihan dengan metode yang saya desain sebagai sumbangan bagi pembangunan di kawasan Timur Tengah.

Pada tahun 2011, saya mendapat nominasi sebagai pemimpin filantropi di negara Teluk dan lembaga kami, Tamkin, meraih penghargaan lembaga wirausaha terbaik di Timur Tengah.

Jika Anda mempunyai gagasan atau sebuah proyek yang Anda yakini dapat memberi keuntungan bagi Anda, masyarakat, dan negara Anda bahkan dunia, maka perjuangkanlah dan jangan pernah berhenti berbuat sesuatu.

Jadikanlah saya sebagai contoh. Saya memulai bekerja dengan 40 keluarga. Setelah 5 tahun saya telah mengubah kehidupan lebih dari 13 ribu keluarga.

Terima kasih Tuhan dan setiap orang yang telah membantu saya dan Tamkin.

 

Tom/Sumber: Shout Al Najah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *