Satu Islam Untuk Semua

Monday, 16 October 2023

Hadis Rasul tentang Pentingnya Kejujuran


islamindonesia.id – Sebagai insan yang beriman, jujur merupakan sifat yang sangat penting dimiliki guna menjaga hubungan antarmanusia.

Kejujuran mencakup tindakan menghindari kebohongan, integritas, dan kebenaran dalam segala aspek kehidupan. Dalam Islam, kejujuran ditegaskan dalam Alquran dan disampaikan melalui hadis-hadis yang penuh hikmah.

Pentingnya Kejujuran dalam Islam

Dalam Al-Qur’an, terdapat 28 surah dan 47 ayat yang memberikan bukti betapa pentingnya memiliki sifat jujur.

Beberapa di antaranya terdapat dalam Alquran surah al-Ahzab ayat 70, bahwa Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.”

Sedangkan dalam surah al-Ma’idah ayat 119, Allah akan memberikan balasan berupa surga, hal tersebut memberitahukan betapa pentingnya memiliki sifat jujur.

Hadis tentang Kejujuran

Rasulullah s.a.w secara tegas menyampaikan pentingnya kejujuran melalui banyak hadis.

Berikut ini beberapa hadis tentang kejujuran:

Rasulullah s.a.w bersabda: “Kalian harus jujur, karena jujur itu akan menunjukkan (jalan) kebaikan, dan kebaikan akan menunjukkan (jalan) ke surga. Dan seseorang yang senantiasa jujur dan ia bersungguh-sungguh untuk senantiasa berlaku jujur, maka ia akan dituliskan di sisi Allah sebagai orang yang jujur sekali (shiqqiq). Dan hati-hatilah kamu dengan berbohong, karena berbohong itu menunjukkan (jalan) kepada perbuatan jahat, dan sesungguhnya perbuatan jahat itu menunjukkan (jalan) ke neraka. Dan seseorang yang selalu bohong dan ia bersungguh-sungguh untuk senantiasa di sisi Allah ia kan dicatat sebagai orang yang pembohong.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan Tirmidzi)

Rasulullah s.a.w bersabda: “Kalian harus jujur, karena jujur itu bersama-sama dengan kebaktian yang sempurna (birr). Keduanya akan berada di dalam surga. Dan hati-hatilah kalian dengan bohong, karena bohong itu bersama-sama perbuatan dosa yang terus-menerus (fuqur). Keduanya akan masuk neraka. Dan mintalah kalian keyakinan dan perlindungan dari segala penyakit kepada Allah. Karena seseorang setelah diberi keyakinan akan lebih baik daripada diberi perlindungan dari segala penyakit. Dan janganlah kalian saling hasut, saling membenci, saling memutuskan (tali silaturahmi), saling membelakangi, serta jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana Allah perintahkan kepada kalian.” (HR. Bukhari, Ahmad, dan Ibnu Maajah)

Rasulullah s.a.w bersabda: “Berilah aku dari kalian jaminan dengan enam perkara, niscaya aku akan menjamin kalian dengan surga; jujurlah kalian jika berbicara, sempurnakanlah janji oleh kalian jika berjanji, tunaikanlah amanah jika kalian diberi amanah, jagalah kemaluan, pejamkanlah penglihatan, dan tahankanlah tangan kalian (dari meminta-minta).” (HR. Ahmad, Ibnu Abid Dunya, Ibnu Hibban, al-Haakim, dan al-Baihaqi)

Rasulullah s.a.w bersabda: “Ada empat hal yang dapat menjadikan (kesan) kalian tidak akan pernah hilang dari dunia, yaitu menjaga amanah, bicara jujur, berakhlak baik, dan hati-hati dari makanan (yang haram).” (HR. Ahmad, Ibnu Abid Dunya, ath-Thabrani, dan al-Baihaqi)

Hadis dari Imam Hasan bin Ali: “Aku masih hafal apa yang dipesankan oleh Rasulullah s.a.w: ‘Tinggalkanlah sesuatu yang meragukanmu menuju sesuatu yang tidak menjadikanmu ragu, karena jujur itu menenteramkan, sedangkan bohong itu dapat menjadikanmu bimbang’.” (HR. Tirmidzi)

Dari pemaparan beberapa hadis di atas dapat disimpulkan bahwa kejujuran merupakan sifat yang wajib dimiliki oleh seluruh umat Islam, dan Allah menjanjikan surga untuk para hamba-Nya yang selalu menerapkan kejujuran.

EH/Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *