Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 20 July 2019

Haidar Bagir: Beragama dengan Ihsan


islamindonesia.id – Haidar Bagir: Beragama dengan Ihsan

Berikut ini redaksi tampilkan kembali kumpulan twit dari Haidar Bagir yang disusun untuk menjadi suatu tulisan yang pendek, namun padat dan sarat akan kedalaman.

Untuk kepentingan penyajian, redaksi mengedit cuitan-cuitan beliau tanpa mengubah maknanya. Selamat menyimak:

“(Dia) jadikan mati dan hidup untuk menguji siapa yang paling ihsan amalnya” (QS 67:2).

Ihsan adalah puncak agama. Ihsan identik dengan beribadah penuh cinta kepada-Nya sebagai tujuan hidup; dan berakhlak mulia sebagai tujuan Risalah Nabi saw. Dalam hadis Jibril yang juga adalah sumber ajaran Rukun Islam dan Rukun Iman, Rukun Ihsan ditempatkan sebagai mahkotanya.

Maka, untuk Allah, maksimumkan spiritualitas/keruhanian dan ibadah-ikhlasmu. Sedangkan kepada manusia dan makhluk-Nya yang lain, jalinlah silaturrahim dengan akhlak-muliamu. Itulah Ihsan. Itulah Iman dan Islam. Itulah keseluruhan agama.

Penyegaran pemahaman dan revitalisasi praktik keberislaman ini amat penting saat ini.

Saat ini, banyak dari kita yang belakangan ini sibuk mengurusi halal-haram dan kesalahan orang. Juga terobsesi politik kekuasaan. Sedang pelajaran akhlak (yang) paling elementer dari Nabi saw dilupakan. Misalnya, keharusan membaktikan diri dan harta kepada ayah/orang tua, dan mendahulukan menolong kerabat dan tetangga dekat yang kesusahan.

Kesimpulannya, Islam itu akhlak. Dan amal saleh. Itu kata Nabi saw. Itu juga firman Allah. Beriman kepada Allah dan hari akhir serta menjalankan syariah juga ujungnya akhlak dan amal saleh. Begitu saja. Bukan klaim kekuasaan, bukan klaim kebenaran. Janganlah keberagamaan dibikin ruwet hingga esensi berislam malah hilang.

Terus, apakah Muslim tak boleh berpolitik, tak boleh menunjukkan keunggulannya? Boleh, justru keislaman kita harus menjadi rahmat untuk semua. Tapi caranya bukan harus berantem dan membenci, atau menyesatkan orang. Berpolitiklah dengan akhlak mulia, ajak dan berdiskusilah dengan hikmah, nasihat, dan keluhuran.

PH/IslamIndonesia

One response to “Haidar Bagir: Beragama dengan Ihsan”

  1. musta says:

    trimakasih..betul pak. mmg proses menuju ihsan ttp kita pegang, bisa dicapai dengan kita brbuat adil trlebih dulu. sbagai mana yg diperintahkan Allah..
    Innallaha yakmuru bil adli wal ihsan…
    🙏🏻

Leave a Reply to musta Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *