Satu Islam Untuk Semua

Friday, 07 June 2019

Soal Pengungsi Sampang, Buya Syafi’i: Pusat Harus Menegur Pemda


Islamindonesia.id-Soal Pengungsi Sampang, Buya Syafi’i: Pusat Harus Menegur Pemda

Momen lebaran telah tiba. Orang-orang pulang ke kampung halaman untuk merayakannya.  Tradisi tahunan yang mengakar di Indonesia.

Hanya saja, sebagian orang belum bisa pulang ke tanah kelahirannya. Ini terjadi bertahun-tahun. Bukan karena ketidakmauan tapi karena ketidakadilan. Pengungsi muslim Syiah Sampang di Sidoarjo Jawa Timur dan Jemaah Ahmadiyah NTB yang mengungsi di NTT adalah contohnya.  

Tokoh sepuh Muhammadiyah Ahmad Syafi’i Ma’arif kembali mengingatkan derita mereka. Bagi Syafi’i, Pemerintah Daerah bertanggungjawab atas masalah ini. 

“Pemerintah Daerah kurang berdaya atau sengaja tidak berdaya,” kata pria yang akrab disapa Buya Syafi’i ini seperti dilansir KBR, 5 Juni. “Pemerintah Pusat harus memanggil dan menegur. Masa sudah bertahun-tahun kejadian semacam ini.”

Bagaimana pun orang menolak pandangan keagamaan mereka, kata Buya, ia tidak berhak melarang mereka hidup di tanah kelahirannya. Apalagi mereka adalah warga negara Indonesia juga.

Ia berharap Pemda dapat segera menyelesaikan masalah ini secara tepat. Bagi Buya, sila kedua Pancasila “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” harus diterapkan pada semua warga negara, apapun agama dan mazhab mereka. 

YS/islamindonesia

One response to “Soal Pengungsi Sampang, Buya Syafi’i: Pusat Harus Menegur Pemda”

  1. Rafi says:

    Semoga jika kehadiran mereka kmbali mmakan korban, korbannya bkan kluarga bapak atau bapak sendiri yg nan bijaksana ini.

Leave a Reply to Rafi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *