Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 21 October 2014

Saudi Kena Geplak di Media Sosial


Demonstran Yaman membawa poster Syaikh Nimr

Media sosial kembali hadir dalam bentuknya yang paling menakutkan – cambuk kemarahan publik untuk penguasa yang dianggap lalim.

Pekan lalu, giliran penguasa Kerajaan Arab Saudi yang kena tohok.

Laporan berbagai media di Timur Tengah menyebutkan warga Saudi menumpahkan kemarahan di dunia maya lepas beredarnya kabar kalau pengadilan di Riyadh mengukuhkan putusan hukuman mati atas ulama kharismatik Syaikh Nimr bin Bagir bin Nirm.

Kemaranan itu, utamanya di Twitter, bahkan sampai menjadi trending topic, pokok bahasan utama.

Hampir semuanya mengecam putusan yang dianggap murni rekayasa dan akal-akalan itu.

Selain Twitter, ada banyak website berbasis Saudi yang memajang aneka kalimat dukungan untuk Syaikh Nimr. “Kami juga siap dipenggal bersama al-Nimr,” kata sebuah situs.

“Kami siap memberikan jiwa kami untuk keselamatan al-Nimr,” kata situs lainnya.

Protes di dunia maya itu juga menggaungkan desakan kebebasan dan demokrasi yang selama ini disuarakan Syaikh Nimr. Ini jadam bagi Keluarga Al-Saud yang mengangkangi Mekkah, Madinah dan seluruh wilayah Arab Saudi sejak berkuasa pada 1932. Suara-suara lain meminta Raja Saudi berpantang dari hidup berfoya-foya dan lebih peka pada penderitaan berjuta orang yang hidup di seputaran kawasan kaya minyak itu.

(Muhammad/Al Akhbar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *