Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 30 June 2015

Ramadhan, Momen Tepat Giling Kolesterol


Cholesterol_artery

Bulan Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk memangkas timbunan lemak di tubuh, sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat Low-Density Lpoprotein. LDL adalah kandungan lemak tubuh yang bisa menimbulkan plak dalam pembuluh darah. Namun, para ahli mengatakan untuk berhasil membuang plak itu, orang perlu mengubah menu makan dan banyak olah raga.

Memilih waktu dan tempat berolahraga, merupakan hal yang penting, kata seorang trainer di pusat kebugaran Fitness Time. Di awal Ramadhan, orang berdatangan ke gym, namun jumlah tersebut akan menurun

Agar efektif, seorang ahli menyarankan sebagai berikut: “Berlatihlah dua jam setelah makan utama. Tapi bagi mereka yang ingin berolahraga sebelum berbuka puasa, tidak ada masalah, namun tidak boleh terlalu berat dan harus selesai 30 menit sebelum berbuka puasa.
Mereka yang menderita asma, diabetes atau penyakit lain harus berkonsultasi dulu dengan dokter mereka tentang waktu dan jenis latihan.”

“Selama latihan perlu banyak minum untuk menggantikan cairan tubuh ketika puasa dan menghindari nyeri sendi yang disebabkan oleh kekurangan cairan selama latihan.
Minumlah secangkir jus sebelum memulai latihan dan boleh memakan kudapan setelahnya. Tidak disarankan untuk melakukan latihan berat yang menguras tenaga.” Imbuhnya.

“Para binaragawan sebaiknya makan kudapan 30 menit sebelum latihan dan sesudahnya santap asupan yang kaya protein dan karbohidrat, agar rutinitasnya bisa berjalan tanpa kendala.

Klub-klub kebugaran di Timur Tengah selama Bulan Ramadhan, buka pukul 16.00 sampai 18.00. Setrlah Isya, mereka buka kembali sampai pukul 02.00.

Saleh Bucay, seorang ahli IT yang bekerja di Riyadh, Arab Saudi, mengatakan, “Biasanya setiap Ramadhan, nafsu makan saya bertambah dan ingin makan lebih banyak saat berbuka. Namun kini saya menyadari bahwa terlalu banyak makan akan meningkatkan kolesterol tubuh dan akan membuat lebih lapar serta haus di siang hari.”

Dia menambahkan,”setelah terlibat dalam program kebugaran rutin, saya telah membuktikan kepada diri sendiri bahwa menjadi bugar berarti memiliki kekuatan tambahan untuk menyembah Allah tanpa rasa malas. Selain itu membuat saya merasa lebih muda.”

SB/Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *