Satu Islam Untuk Semua

Monday, 09 July 2018

Muslim ‘Spiderman’ Itu Resmi Menjadi Pasukan Damkar di Paris


maxresdefault

islamindonesia.id – Muslim ‘Spiderman’ Itu Resmi Menjadi Pasukan Damkar di Paris.

 

 

Masih ingat video seorang pria yang memanjat kulit gedung apartemen untuk menyalamatkan balita di Paris? Ya, tepat sekali, namanya Mamoudou Gassama.

Lepas aksi heroik itu, Gassama mendapat julukan ‘spiderman’. Video yang merekam aksinya menjadi viral dan menerima banjir pujian dari warga net.

Presiden Perancis Emmanuel Marcon tak ketinggalan memujinya. Marcon mengundangnya ke Istana dan memberikannya penghargaan. “Saya memanjat dan Allah menolong saya,” kata pria 22 tahun itu kepada Marcon.

Tak hanya pujian dan penghargaan. Ia juga mendapat tawaran pekerjaan baru sebagai pasukan pemadam kebakaran di Paris dan imigran asal Mali itu menerimanya. Per 1 Juli, ia resmi bekerja bersama 23 petugas baru lainnya.

Akhir Mei silam, Gassama dengan gesit memanjat dari lantai ke lantai Apartemen dengan tangan kosong. Dalam video yang merekam aksinya – ia tampak tenang ketika beraksi bak jagoan Marvel Comics: Spiderman.

Begitu sampai di balkon tempat korban bergantung, tangan Gassama sigap meraih tubuh balita dan penyelamatan berhasil. Seketika riuh tepuk tangan terdengar dari kerumunan warga di pekarangan apartemen.

Kepada CNN dan dikutip oleh aboutislam.net, Gassama berkisah, dirinya sedang menonton siaran sepak bola di warung sebelah apartemen ketika terjadi kerumunan warga di pekarangan apartemen. Ia pun keluar dari warung dan menyaksikan balita bergantung di tepi balkon.

“Saya suka dengan anak-anak karena itu saya tidak tega menyaksikannya tersakiti atau menderita,” katanya.

Gassama pun berlari mendekati apartemen dan mencoba mencari solusi penyelamatan. “Alhamdulillah, saya akhirnya dapat memanjat gedung,” ujarnya.

Sumber pengadilan mengatakan, sang ayah dari anak empat tahun itu sedang keluar berbelanja ketika peristiwa terjadi. Ayahnya kini menjalani proses penyidikan di jalur hukum atas dugaan melalaikan kewajiban sebagai orang tua. Menurut juru bicara Kejaksaan setempat, putusan pengadilan kemungkinan dibacakan pada September mendatang.

Sementara Mali merupakan tanah kelahiran Gassama yang terletak di Afrika Barat. Jumlah Muslim di sana mencapai 95 persen dari total penduduk. Islam masuk ke Mali sejak abad ke-9 Masehi setelah kafilah-kafilah Kaum Berber – etnis asli Afrika Utara – turut menyebarkan ajaran Nabi Muhammad Saw itu ke wilayah selatan.

 

Video aksi penyelamatan Gassama:


YS/islamindonesa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *