Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 27 June 2015

Kurma, Si Manis nan Kaya Nutrisi


IMG_6081

Selama Ramadhan, berbagai  jenis makanan dijumpai dengan keunikan dan cita rasa yang berbeda  di berbagai belahan dunia.  Namun, hampir semua umat Islam punya kedekatan dengan satu jenis kudapan manis pembuka puasa yang tumbuh subur di timur tengah, atau yang biasa masyarakat Indonesia kenal dengan sebutan kurma

Ya Kurma, atau dengan sebutan balah dalam bahasa Arab, khajoor untuk Urdu, dan hurmah di Turki, menjadi salah satu makanan favorit pembuka puasa, sebelum makanan berat, yang dianjurkan Rasullulah saw.

Kurma dipercaya sebagai tanaman tertua yang dibudidaya manusia. Fosil menunjukkan pohon kurma berkembang 50 juta tahun silam. Kurma juga sudah dikonsumsi dan dibudidayakan masyarkat Timur Tengah sejak 5.000-6.000 SM.

Secara umum, ada tiga macam jenis kurma, jenis lunak (termasuk Barhi, Halawi, khadrawi dan medjool), semi-kering (seperti noor Deglet dan zahidi), dan kering (seperti thoori).  Kurma mampu bertahan hingga bertahun-tahun.

Ajaibnya, biarpun kurma memiliki cita rasa manis, bagi Anda pengidap diabetes tidak perlu khawatir. Sebuah kurnal kesehatan internasional melaporkan hasil studi yang mengatakan, walau kurma mengandung gula alami yang tinggi, ia sebenarnya memiliki indeks glikemik rendah alias lamban meningkatkan kadar gula darah setelah dimakan.

Selain itu, kurma juga punya khasiat lain: anti-inflamasi, meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi resiko stroke, meningkatkan kesehatan otak, mengurangi resiko radang usus, mencegah kanker usus besar, dan banyak manfaat lainnya.

Berikut adalah fakta menarik mengenai kurma:

  1. Kurma merupakan salah satu makanan kaya gizi dan perpaduan komponennya dianggap yang paling sempurna.
  2. Pohon kurma menutupi sekitar 3% luas perkebunan di bumi, Empat juta ton tumbuh setiap tahunnya.
  3. Suku Badui di Timur Tengah, dengan persentase konsumsi kurma yang tinggi, memiliki presentase penderita kanker terendah.
  4. Kurma merupakan pohon yang ‘toleran’ terhadap kadar garam dan mampu tumbuh pada tanah yang mengandung alkali sedangkan tanaman lainnya tidak. Bahkan irigasi kurma dapat menggunakan air laut.
  5. Seperti kolektor surya raksasa, kurma membutuhkan setidaknya 100 hari penyinaran cerah matahari untuk menghasilkan buah terbaik.
  6. Kurma merupakan sumber Zat Besi yang mumpuni. Zat Besi sendiri adalah komponen dari hemoglobin di dalam sel darah merah yang menentukan daya dukung oksigen dalam darah.

Ami/ berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *