Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 21 October 2017

Kemenag Siap Perluas Kerjasama Bidang Keagamaan Indonesia-Aljazair


Kemenag Siap Perluas Kerjasama Bidang Keagamaan Indonesia-Aljazair

islamindonesia.id – Kemenag Siap Perluas Kerjasama Bidang Keagamaan Indonesia-Aljazair

 

Indonesia dan Aljazair menjajaki kerjasama bidang keagamaan. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan kalau pihaknya secara prinsip terbuka untuk jajaki kerja sama dengan Aljazair.

Hal ini disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat menerima kunjungan Dubes RI untuk Aljazair Safira Machrusah, Jumat (20/10/2017). “Prinsip dasarnya, kami terbuka. Teknis waktunya menyesuaikan,” respon Menag.

Kedatangan Dubes yang juga putri Kiai Tolchah Mansoer ini ingin menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang telah dicanangkan kedua negara untuk meningkatkan hubungan bilateral melalui peningkatan kerja sama di bidang pendidikan dan keagamaan.

Menurut Safira di sektor pendidikan, Indonesia dan Aljazair telah melaksanakan program pertukaran mahasiswa, dan berencana untuk melaksanakan kerja sama di bidang pendidikan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Dalam kunjungannya, Dubes yang juga aktivis NU ini menyampaikan keinginan Menteri Agama dan Wakaf Aljazair untuk memperbaharui kesepakatan (MoU) yang telah disepakati sejak tahun 1995 silam yang telah terjalin sebelumnya dengan menambahkan bidang kerja sama selain beasiswa, yakni menjajaki kerja sama (sharing of knowledge) terkait pengelolaan haji, seminar dengan tema deradikalisasi, pertukaran ulama, pertukaran imam dan pertukaran peserta MTQ.

Menag menyambut baik rencana kerja sama dengan Kementerian Agama Aljazair. Menag menyarankan agar segera melakukan tindak lanjut atas rencana kerja sama tersebut menjelang pelaksanaan MoU yang direncanakan akan ditandatangani tahun 2018 mendatang.

“Sambil menunggu penandatanganan MoU, sudah bisa diantisipasi apa saja di antara isi MoU itu yang bisa ditindaklanjuti dan direalisasikan,” ujar Menag.

Salah satu agenda yang bisa dilaksanakan misalnya, program pertukaran ulama, seminar deradikalisasi, atau pertukaran mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut Menag didampingi oleh Plt Direktur DIKTIS Imam Syafei dan Sekretaris Menteri Khoirul Huda Basyir.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *