Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 22 July 2014

Jangan Biarkan Ramadhan Berlalu


Qz.com

Rasanya baru kemarin tapi Ramadhan sebentar lagi berlalu. Muslimin di seluruh dunia sebentar lagi berucap kata perpisahan dengan bulan suci ini sambil berharap masih ada nafas untuk menemuinya di tahun berikut.

Orang merindukan Ramadhan karena selain keberkahannya yang berlimpa, bulan ini juga banyak mengubah kebiasaan dan rutinitas muslimin. Secara alami, puasa juga memperkuat fisik dan psikologis mereka. Ini utamanya bagi Muslimin yang menetap di negara-negara tropis ataupun subtropis. Yang menetap di kawasan terakhir umumnya menjalankan Ramadhan saat musim panas. Ramadhan mengharuskan fisik mereka berpantang dari makan dan minum selama antara 15-17 jam.

Perjuangan menjaga kebugaran fisik selama puasa di musim panas tentu jadi cerita tersendiri. Berikut kiat-kiat bugar Ramadhan yang pas untuk dipertahankan di bulan-bulan selanjutnya:

1. Makanlah dan Jangan ‘Berpesta’

Ketika kekurangan makanan, tubuh otomatis membakar lemak untuk menghasilkan energi, yang dapat membantu penurunan berat badan. Tapi manfaat ini bisa hilang dengan ‘pesta’ yang berlebihan saat berbuka. Dr Terry Meriden, seorang ahli endokrinologi di Klinik Tiroid & Metabolisme di Peoria, Illinois, mengatakan bahwa membatasi porsi makan penting, atau kesempatan untuk menurunkan berat badan bisa menjadi sia-sia. Reaksi alami saat perut terasa ‘keroncongan’ adalah Anda bakal ‘lapar mata’ melihat berbagai makanan di meja makan. Efek ‘besar mata dari pada perut’ ini biasanya mendorong Anda makan berlebihan — yang kemudian memicu ketidaknyamanan di perut. Padahal Anda berharap menjadi aktif lepas makan. Selain itu tidak ada alasan untuk tidak minum air, paling tidak delapan gelas secara bertahap.

2. Bangun Pukul Tiga Pagi

Salah satu bagian terpenting dari Ramadan adalah sahur, makan penghabisan sebelum terbit fajar. Tapi seringkali perut kurang siap untuk makan besat saat hari masih gelap. Nah, ini kebiasaan baik untuk mengkonsumsi makanan berenari tinggi saat dini hari; makanan apapun yang bikin perut tidak cepat lapar,  tinggi serat, tinggi protein, dan mengandung lemak sehat seperti alpukat.

3. Olahraga Sebelum Makan

Bila Anda belum mengkonsumsi makanan atau minuman sepanjang hari, senam mungkin terdengar menakutkan. Tetapi para ahli mengatakan itu penting untuk mempertahankan gaya hidup aktif, meskipun mereka merekomendasikan latihan intensitas rendah. Meriden menyarankan untuk berolah raga pada jam-jam menjelang fajar, sebelum sahur. Jika Anda tidak bisa bangun pagi, Nadia Amrikani, seorang pelatih di Boston Gym Fisique ,menyarankan untuk berolahraga pada waktu buka puasa. Momennya, katanya, setelah Anda lepas minum air dan mengkonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi plus sayuran.  Yoga, senam pilates, dan olah raga ringan lainnya adalah pilihan yang tepat karena jenis olahraga ini tidak bikin tubuh berkeringat deras. Ini juga jitu untuk menghemat cadangan air dalam tubuh. Olah raga ringan juga dapat membantu mengalihkan perhatian Anda dari berpikir terus-menerus tentang makanan dan minuman.

4. Hindari Minuman Berkafein

Selain makanan yang kaya karbohidrat, lemak sehat, dan protein, Anda juga disarankan untuk menghindari kafein. Pasalnya, minuman berkafein, seperti yang terdapat dalam kopi, jitu memicu dehidrasi. Meskipun puasa sepanjang hari dapat meningkatkan konsumsi gula, yang penting adalah tidak berlebih dalam mengkonsumsi makanan tinggi gula seperti pastry untuk menghindari kenaikan berat badan. “Berikan tubuh Anda apa yang dibutuhkannya, bukan apa yang Anda inginkan,” kata Nadia. Selanjutnya jangan lupa bahwa puasa tahunan ini, salah satu dari lima rukun Islam, juga merupakan komitmen bagi seorang Muslim. Jadi ketika usai bulan puasa, jangan membuat perubahan yang membuat tubuh Anda kaget dan pribadi yang telah terbentuk di bulan ini hilang dari diri Anda . Kebiasan-kebiasaan di bulan ini penting untuk dilatih. Ramadhan adalah kesempatan untuk melatih diri dari menahan hawa nafsu, membersihkan tubuh dan jiwa dari segala kotoran, serta membangun rasa kebersamaan dan berbagi.

Semoga pelajaran-pelajaran alami selama Ramadhan membuat kita semua tetap berkomitmen hidup sehat dan memiliki pribadi mulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *