Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 19 October 2017

ISIS Ancam Teror Final Piala Dunia 2018 di Rusia


ISIS Ancam Teror Final Piala Dunia 2018 di Rusia

islamindonesia.id – ISIS Ancam Teror Final Piala Dunia 2018 di Rusia

 

Pasca terusir dari kota Mosul, Irak dan Raqqa, Suriah, kelompok teroris ISIS pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi itu justru kembali melancarkan ancaman terkait putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Lewat media sosial ISIS menyebarkan foto seorang pria membawa senapan serbu dan sebuah gambar bom dengan bendera hitam ISIS.

Foto pria bersenjata itu kemudian dibuat seolah dia berdiri di depan Volgograd Arena sebuah stadion sepak bola di wilayah selatan Rusia.

Selain itu, sebuah gambar logo Piala Dunia melengkapi foto tersebut sehingga membuat ancaman ISIS semakin nyata.

Piala Dunia 2018 akan digelar di 11 kota Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli dengan partai final digelar di Stadion Luzhniki, Moskwa.

Ratusan ribu penggemar sepak bola diperkirakan bakal membanjiri Rusia untuk mendukung tim kesayangan mereka.

Pada April lalu sebuah bom koper meledak di stasiun kereta api bawah tanah di kota terbesar kedua Rusia, St Petersburg dan menewaskan 14 orang.

ISIS mengklaim ledakan bom itu merupakan balasan serangan udara Rusia di Suriah. Rusia memang dikenal sebagai sekutu utama Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pekan lalu, ISIS juga merilis foto propaganda yang menampilkan foto Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang dipenuhi lubang peluru.

Foto itu disebar lewat situs-situs pro-ISIS dan layanan pesan Telegram yang mengajak para pendukungnya mengambil kesempatan apapun untuk menyerang AS dan Rusia.

Selama ini banyak warga Rusia dan bekas Uni Soviet, terutama dari wilayah-wilayah di Asia Tengah, pergi ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Sejumlah pakar meyakini tak kurang dari 2.400 warga Rusia dan negara-negara bekas Uni Soviet bergabung dengan ISIS hanya sepanjang 2015.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *