Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 04 June 2017

Cegah Maag Kambuh Saat Puasa


Cegah Maag Kambuh Saat Puasa

islamindonesia.id – Cegah Maag Kambuh Saat Puasa

 

Bagi sebagian orang, Ramadhan kadang menjadi hantu menakutkan. Khususnya bagi mereka, para penderita maag akut atau orang dengan kelebihan asam lambung, puasa kadang identik dengan penderitaan. Padahal, jika dipahami dan ditelaah lebih lanjut, puasa justru menjadi momentum untuk “mereparasi” organ lambung manusia.

Maag terjadi karena asam lambung berlebih. Hal itu disebabkan oleh banyak faktor. Biasanya, kondisi tubuh yang terlalu asam akibat pola makan dan lifestyle atau gaya hidup khususnya makanan yang dikonsumsi oleh seseorang.

Meski dapat membantu redakan sakit maag, penggunaan obat kimia untuk mengobati asam lambung atau maag sebenarnya tidak mengobati akar masalah. Obat yang dikonsumsi sebelum makan itu hanya menghilangkan asam lambung. Dampaknya, saat makanan masuk, lambung justru bekerja lebih keras karena ia harus memproduksi asam lambung yang sebelumnya sudah dibuang. Penggunaan obat-obatan itu malah bisa merusak dinding lambung.

Berbeda dengan perkiraan banyak orang, sebenarnya puasa tidak menjadikan maag kambuh. Puasa justru membuat organ-organ pencernaan istirahat agar kembali fit setelah Ramadhan lewat. Pendek kata, puasa justru bisa mendukung perbaikan lambung. Karena bagi orang yang terbiasa makan makanan asam seperti santan, pedas atau mengandung kafein, hal itu akan memicu asam berlebih dalam tubuh.

Lambung akan mengeluarkan asam saat ada makanan. Asam lambung itu berfungsi untuk mencerna makanan selain dibantu oleh enzim yang keluar saat kita mengunyah makanan.

Bagi penderita maag kronis, upayakan agar kondisi lambung selalu basa saat puasa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi minyak zaitun. Minyak tersebut akan mengondisikan lambung agar lebih basa.

Minyak zaitun sebaiknya dikonsumsi satu sendok makan sebelum tidur dan satu sendok makan sebelum makan sahur. Upayakan mengonsumsi minyak zaitun grade A. Itu akan membasakan lambung. Minyak zaitun juga bisa menetralisasi gula darah dan menurunkan kadar kolesterol serta detoksifikasi usus.

Selain itu, disarankan juga agar penderita maag berbuka puasa dengan makanan yang manis seperti madu dan kurma. Kurma adalah makanan dengan kadar gula jenis fruktosa dan subrosa tinggi yang bersifat mudah dipecah dan diserap oleh tubuh.

Kurma tidak mengandung gula jenis glukosa. Glukosa ini lambat dipecah oleh tubuh. Makanan yang mengandung glukosa misalnya nasi. Penderita maag juga sebaiknya tidak mengonsumsi santan, pedas, gorengan atau makanan lain yang memicu peningkatan asam lambung.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *