Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 06 July 2014

19 Kudapan Favorit Ramadhan di Timur Tengah


Egyptian Streets

Ramadhan, selain sebagai bulan ibadah, juga merupakan bulan yang penuh cita rasa kuliner. Pengalaman tersendiri ketika anda mampu menghadirkan menu khas manca negara seperti dari negara-negara Timur Tengah. Biasanya yang paling menonjol adalah menu pencuci mulut yang kerennya disebut ‘dessert’.

Dessert khas Timur Tengah terkenal manis dan legitnya yang berpadu dengan gurihnya kacang-kacangan seperti, pistachio yang merangsang selera, sangat cocok untuk menu berbuka anda. Berikut adalah 19 top dessert ‘gigi manis’ terbaik di Timur Tengah :

1. Umm Ali

Umm Ali

Umm Ali, Puding pastry manis dari Mesir.

Umm Ali, secara harfiah berarti ibu Ali. Sebagai salah satu makanan penutup yang paling disukai di mesir. Menu yang  biasa dibuat sejak Dinasti Ayyubiyah ini merupakan menu asli khas Mesir. Konon, bahwa Umm Ali muncul setelah istri Ezz El-Din Aybek, penguasa Mesir saat itu, Shagaret El Dorr memerintahkan untuk membunuh Umm Ali setelah kematian suaminya. Untuk merayakan kemenangannya, atas kematian Umm Ali, Shagaret el Dorr meminta kokinya untuk membuat dessert paling lezat yang pernah dibuat dan menghantarkannya ke seluruh penjuru Mesir.
Makanan penutup ini terbuat dari phyllo pastry, susu, double cream, kacang-kacangan dan biasanya bertabur kismis, gula bubuk dan parutan kelapa kering.

2. Basbousa

Basbousa dengan hiasan kacang tanah.

Selain terkenal dengan nama Babousa di Mesir, menu ini juga memiliki nama lain seperti, Hereessa di Alexandria, Revani di Turki dan Namoura di Suriah. Sangat mudah untuk menemukannya di Timur Tengah bagian timur.
Kue manis ini terbuat dari semolina, yaitu gandum yang biasa digunakan dalam pasta dan couscous dan direndam dalam sirup. Biasanya sirup yang digunakan untuk merendam dicampur dengan air mawar. Basbousa bisa dimkaan dengan kacang, krim kental atau tanpa tambahan.

3. Kunafeh


Kunafeh khas Timur Tengah dengan taburan pistachio.

Manis, gurih, renyah luarnya dan lembut dalamnya, itulah kesan yang timbul saat makan kue  kunafeh atau yang sering disebutsering disebut knafeh ini.  Kue keju khas Timur Tengah  ini bisa ditemukan di daerah Kekaisaran Ottoman.
Kunafeh terbuat dari adonan semolina dan  tipis seperti mie phyllo pastry. Dalamnya diisi keju putih yang lembut seperti keju Nalbusi dan luaran yang renyah dengan lumuran sirup serta taburan pistachio. Akan tetapi, baru-baru ini, di Timur Tengah terlihat variasi hidangan ini dengan tambahan mangga.

4. Baklava

Baklava isi kacang.

Seperti banyak hidangan Timur Tengah, kabarnya baklava telah dikembangkan selama Kekaisaran Ottoman. Namun, makanan penutup ini dapat ditemukan di Albania, Bulgaria, Yunani, Armenia, Azerbaijan, Sirpus dan Georgia.
Phyllo pastry ini, terbuat dari phyllo yang berlapis-lapis, irisan kacang (chopped nuts), dan berlumur sirup manis atau madu. Kue ini biasanya disajikan dalam ukurann potongan kecil.

5.    Aish El Saraya

Aish El Saraya dengan taburan pistachio.

Secara harfiah, Aish El-Saraya berarti roti istana. Aish El saraya merupakan dessert lezat yang biasa dihidangkan dalam acara-acara khusus. Asal usul hidangan ini tidak diketahui, namun ada yang mengatakan bahwa hidangan ini dari Libanon.
Aish El Saraya adalah potongan roti (bread) manis dan biasanya disiram dengan sirup yang sangat manis. Lalu ditutup dengan krim dan dihiasai dengan taburan kacang yang dihaluskan.

6. Zainab Fingers, Balah El Sham, Luqmat El Qadi

Loukoumades dengan balutan madu.

Ketiga kue tersebut, terbuat dari adonan mengembang (seperti adonan donat) dan terendam dalam minyak saat digoreng. Kemudian disiram madu atau ditaburi gula.
Dinamakan Zainab Fingers (jari manis Zainab) karena konon dibuat oleh seorang wanita bernama Zainab 100 tahun silam. Lalu dinamakan Balah El Sham  yang berarti kurma dari daerah Levant dan Luqumat Qadi, berarti makanan para Raja.

 

7.    Rice Pudding

 

Puding beras gurih manis dengan taburan bubuk kayu manis.

Pudding beras (biasa di Indonesia disebut bubur nasi) ini, yang dalam bahasa Arab disebut dengan Roz Laban Bel terbuat dari beras dan susu. Konon bahwa puding beras ini berasal dari Timur Tengah yang tertera di buku-buku makanan sehat. Karena baik untuk pencernaan, makanan yang satu ini dianjurkan untuk segala umur yang menderita gangguan pencernaan.
Untuk meningkatkan selera, bisa ditambah gula atau ditaburi kacang-kacangan dan kayu manis. Baru-baru ini didapati variasi puding beras dengan es krim.

8. Qatayef

Qatayef dengan taburan pistachio.

Qatayef adalah menu penutup di Arab yang umumnya dihidangkan pada bulan Ramadhan. Pangsit qatayef manis ini biasanya diisi dengan keju akkawi atau keju tawar. Bisa juga diisi dengan kacang-kacangan. Qatayef pada umumnya digoreng, namun ada juga yang di-oven. Kemudian diolesi madu dan titaburi kacang-kacangan.

9. Feteer

Feteer manis dengan taburan gula bubuk.

Feteer atau Feteer Meshaltet, awalnya dikenal sebagai maltout feteer. Pada jaman Mesir Kuno, feteer adalah sesaji yang dipersembahkan kepada para dewa. Sejak saat itu, feteer menjadi populer di Mesir dan Timur Tengah.
Biasanya  feteer dipanggang dalam oven setengah bola (pizza oven) dan dipanggang dalam jumlah besar. Feteer polos bisa dinikmati dengan madu, keju, selai, gula dan banyak pilihan lain sesuai selera. Namun, sekarang kue ini hadir dengan berbagai variasi topping. Pada perkembangannya feteer bisa dinikmati dengan daging dan segala macam makanan penutup, termasuk puding.

10. Halawat El Jibn

Halawat Al Jibn dengan siraman sirup dan taburan pistachio.

Halawat el Jibn, berarti manisnya keju, adalah hidangan Libanon yang sangat populer. Hidangan ini terbuat dari lapisan tipis phyllo pastry yang digulung dengan keju dan custard (krim kental olahan tepung jagung).
Hidangan ini membuat orang yang memakannya, tak sungkan menjilati sisa yang menenpel di jari. Kue keju ini biasanya disiram air mawar atau sirup biasa dan ditaburi kacang-kacangan, terutama pistachio.

11. Kahk, Ghorayeba, Mamool

 

Sepiring ghorayeba yang siap dihidangkan.

Biskuit Timur Tengah ini biasa dihidangkan di bulan Ramadhan, Paskah dan Idul Fitri. Biskuit ini begitu populer, hingga seorang penyair Mesir bernama Fouad Haddad menulis tentang kahk; “Oh, kahk, sumber kemurahan hati,…. kami tidak akan pernah berhenti tuk membuatmu”.
Kahk,biskuit  yang berbentuk melingkar ini biasanya ditaburi dengan bubuk gula. Sedangkan Ghorayeba yang umum dikenal sebagai biskuit mentega, akan meleleh di mulut anda segera setelah menggigitnya. Beberapa dari jenis biskuit ini lebih nikmat jika diisi dengan krim, puding, atau puding manis kurma. Sedangkan Mamool biasanya diisi dengan puding kurma.

 

12. Layali Lubnan

 

Layali Lubnan dengan balutan krim, taburan kacang dan irisan strawberry dan pisang.

Layali Lubnan, berarti malam Libanon; adalah puding semolina Libanon, yang dibumbui bunga jeruk, bangkit dan vanili ini dilumuri dengan sirup yang biasa digunakan untuk Babousa dan Qatayef.
Dengan lapisan krim kocok dan taburan pistachio yang renyah, membuat Layali Lubnan ini segar dan gurih. Layali bisa dipadu dengan buah-buahan seperti ceri dan strawberry.

13. Halva

 

Halva dengan irisan kacang dan siap dihidangkan.

Halva atau Halaweh merupakan  manisan paling khas Timur Tengah. Terbuat dari pasta biji wijen dan pemanis pasta biji wijen. Gurih, manis,
 lengket itulah kesan saat memakan halva. Manisan ini telah menyebar dan membudaya di Timur Tengah hingga mudah untuk dijumpai.
Halva bisa dimakan dengan berbagai cara, seperti dimakan dengan roti untuk sarapan atau sekedar teman ‘ngeteh’ di saat santai. Masyarakat Timur Tengah percaya bahwa halva baik untuk dikonsumsi ibu menyusui.

14.    Turkish Delight

Turkish delight berbalut gula bubuk.

Turkish delight adalah keluarga permen yang berasal dari Turki. Jenis permen ini terbuat dari jel berbasis pati dan gula. Awalnya hidangan ini dipermanis dengan madu dan sirup.
Selain makanan yang disenagi di Turki juga telah menjadi favorit negara-negara lain di Timur Tengah. Turkish delight hadir dengan beragam warna yang menggugah selera dan berbalut gula bubuk. Biasanya diberi perasa mawar, jeruk nipis, atau lemon.

15.    Qara’ ‘Asali

 

Qara’ ‘asali yang bersanding dengan umm ali dan puding beras.

Qara’ ‘asali adalah pumpkin pie (kue labu) Timur Tengah. Tidak jelas dari mana makanan penutup ini berasal.
Tidak seperti pie labu biasanya, pie yang satu ini sangat berbeda karena tidak mengandung unsur kue. Terbuat dari campuran labu, mentega, susu, tepung dan gula. Pie labu ini lebih nikmat jika dipanggang; karena akan terasa total manisnya. Keistimewaanya tidak memiliki kerak meskipun dipanggang. Biasanya dimakan dengan krim kental dan pistachio.

16.    Sweet Dates

Kurma manis isi keju kambing.

Kurma sebagai penutup utama Timur Tengah, biasanya dimkan saat berbuka puasa dan sahur di bulan Ramadhan. Kurma juga dikonsumsi lantaran ‘sunnah’ Nabi Muhammad Saw.
Nikmat dan sangat manis, itulah kesan buah yang biasa disebut ‘Tamr’ ini. Bisa dimakan polos atau dengan isi keju dan kacang-kacangan.

17.    Fakhfakhina

Salad buah Fakhfakhina dengan topping es krim.

Fakhfakhina adalah salad buah istimewa dengan penambahan bermacam-macam topping. Konon, salad yang satu ini disebut-sebut sebagai ‘ibu’ dari semua salad buah.
Tak terlalu kaku dalam pemilihan jenis buah yang digunakan, karena bisa menggunakan buah di musimnya. Salad ini sebenarnya adalah perpaduan koktail dan es krim yang menyegarkan dan menggugah selera.

18. Bastani

Bastani, es krim sandwich.

Bastani adalah sebutan es krim yang Timur Tengah yang berasal dari Persia. Terbuat dari telur, gula, air mawar, vanila, pistachio, susu dan kunyit; merupakan perpaduan yang unik dan memiliki rasa yang khas.
Selama masa kekaisaran Persia, hidangan ini dinikmati dengan madu dan dinginnya salju.

19. Mshabak

Mshabak dengan balutan madu.

Mshabak adalah manisan kering asal Libanon dan sebagai jajanan khas bulan puasa. Mshabak adalah adonan goreng yang berbentuk lingkaran menarik. Setelag digoreng Mshabak dipermanis dengan rendaman sirup.

Ok, itu adalah 19 top dessert ‘gigi manis’ dari Timur Tengah yang bisa dicicipi saat anda berkunjung ke negara-negara kawasan Timur Tengah. Semoga bisa menjadi bagian dari pengalaman kuliner anda. Selamat mencoba pengalaman baru….[Asri/ The Egyptianstreets]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *